PO. MANHATTAN UTAMAKAN KESELAMATAN DAN PERJALANAN YANG MENYENANGKAN DALAM PELAYANAN PELANGGAN

0
57

METROPERS.COM, (16/10/2018) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan akan mencabut izin layak jalan secara paksa bagi bus pariwisata yang melanggar aturan keselamatan. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas yang angkanya masih tinggi sekaligus meningkatkan iklim bisnis bus pariwisata.

Untuk mengantisipasi hal itu (terjadinya kecelakaan) Direktur Operasional PT. Metro Multi Transportasi Tjahjo Wibowo di sela-sela acara Bimtek , di  sebuah Hotel di Ancol Jakarta., telah mempersiapkan langkah langkah 5 pilar penerapan Sistem adalah Manajemen Keselamatan (SMK), Manajemen Keselamatan Lalu Lintas, Jalan Berkeselamatan, Kendaraan yang Berkeselamatan, Manusia yang Berkeselamatan, Penanganan Keadaan Darurat.

Menurut Tjahjo, standar keselamatan di perjalanan yang diterapkan dalam PO. Manhattan dimulai dari perawatan. Dia mengatakan, setiap pengemudi, yang mereka sebut operator bus, harus mengenali bus yang mereka operasikan. Semakin hari teknologi bus semakin berkembang dan wajib dikuasai oleh operator bus PO. Manhattan.

“Prinsip Defensive driving sudah menjadi SOP dan hal ini  selalu kami tekankan pada operator bus (pengemudi) dan  Prinsip kami pelayanan, kenyamanan dan keselamatan adalah hal utama yang menjadi servis kami,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Keselamatan Perhubungan Darat Kemenhub, Risal Wasal mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah mencari model yang tepat, seperti Sistem Manajemen Keselamatan (SMK) untuk pengelolaan bus pariwisata. Bersama DPP Organda Kemenhub juga tengah mengupayakan pendataan seluruh operator bus berbadan hukum dan terdaftar di Kemenhub yang nantinya akan ditampilkan di website resmi Kementerian Perhubungan. “Jadi masyarakat nanti bisa mengetahui mana-mana PO. Bus yang memiliki kantor yang jelas, pool yang menjamin perawatan yang mengutamakan keselamatan,” kata dia.

Risal Wasal juga mengajak agar masyarakat tidak hanya sekedar menyewa bus yang murah saat berwisata. Menurut dia, operator bus wisata yang menyewakan armadanya dengan harga murah belum tentu menjamin keselamatan. Padahal, harapan Kemenhub, keselamatan menjadi hal utama dalam transportasi bus, di atas segalanya. “Semoga di PO. Manhattan ini Drive With Safety tak hanya sekedar slogan saja, tetapi benar-benar menjadi bagian keseharian demi pelayanan kepada masyarakat,” katanya.(Lly)