ANGGOTA DEWAN DARI FRAKSI PDIP SOSIALISASIKAN PROGRAM INDONESIA PINTAR

0
68

METROPERS.COM, JAKARTA (02/03/2019)

Salah satu Anggota Komisi X DPR RI Dapil Jakarta Timur dari Fraksi PDIP Dra. SB. Wiryanti Sukamdani, mengadakan acara Silahturahmi dan Sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP), yang berlangsung di Rumah Aspirasi Wiryanti Sukamdani, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (02/03/2019).

Acara tersebut di hadiri seluruh wali murid  dari berbagai sekolah menengah yang berhak menerima Program PIP tersebut, dari seluruh SMA/K di wilayah Jakarta Timur.

Dalam sambutanya yang diwakili oleh Eko Witjaksono selaku Tenaga Ahli dari Wiryanti Sukamdani, mengatakan ,”Kami terus akan memperjuangkan pendidikan yang ada diwilayah Jakarta Timur ini, dan umumnya di daerah pemilihan saya di Jakarta Timur dengan PIP tersebut sehingga tidak lagi ada yang namanya putus sekolah,  Jadi intinya kita Mensosialisasikan program pemerintah yang banyak masyarakat belum mengetahui, ini penting,” jelasnya.

Yang mana soal kesempatan belajar untuk orang yang tidak punya pun berhak mendapat pendidikan yang layak.

Atas dasar itu maka setiap Anggota DPR, atau Dinas Pendidikan wajib mensosialisasikan ini.

Terkait dengan Rumah Aspirasi Wiryanti Sukamdani Anggota DPR RI komisi 10, karena beliau dekat program ini, maka beliau harus diserap di daerah pemilihan nya di Jakarta Timur, supaya bisa menyelamatkan angka putus sekolah.

Dari tahun 2014 sampai 2017 ibu Wiryanti Sukamdani sudah memperjuangkan 60 ribu PIP untuk tahun ini saja  Sudan Ada 12.200 siswa yang menerima dana dari program ini

Ada 3 program pada sosialisasi di rumah aspirasi ini yaitu :
1. PIP (Program Indonesia Pintar)
2. PPA (Peningkatan Prestasi Akademik)
3. Bidik Misi

“Program-program Pemerintah sudah bagus, namun masyarakat harus mengetahuinya, maka perlu gencar disosialisasikan,” ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah berupaya semaksimal mungkin untuk membantu peserta didik yang tidak mampu dengan program-program pendidikan.

Pemanfaatan dana PIP ditujukan untuk membantu biaya pribadi peserta didik agar dapat terus melanjutkan pendidikan sampai selesai jenjang pendidikan menengah. Dana tersebut antara lain dapat dimanfaatkan seperti membeli buku dan alat tulis, membeli pakaian seragam, praktik, perlengkapan, membiayai transportasi peserta didik ke sekolah. Aspek lainnya, uang saku peserta didik, biaya kursus/les tambahan bagi peserta didik pendidikan formal .

Di akhir  acara tersebut Eko juga menjelaskan tentang mekanisme dan  cara pengambilan dana tersebut di bank yang telah ditunjuk yaitu Bank BNI 46.

(Mnt)