SENIMAN MUSLIM INDONÉSIA ADAKAN SILATURAHMI DAN HALAL BI HALAL DI TAMAN ISMAIL MARZUKI

0
24

METROPERS.COM, JAKARTA (07/07/2019)

Acara Halal Bi Halal komunitas Seniman Muslim ini diselenggarakan selain dalam upaya menjalin silaturahmi diantara Seniman Muslim, khususnya seniman dari Alumni Institut Kesenian Jakarta (IKJ),  sekaligus juga untuk Haul almarhum Sena A. Utoyo Yang merupakan Tokoh Pantomim di Indonesia dan juga Dosen jurusan Teater di IKJ .

Alm Sena  lahir pada 7 Juli 1953 dan Wafat pada 7 November 1998, ibu Ayu selaku penggagas dan ketua penyelenggara acara ini mengatakan pada media bahwa semasa hidupnya alm Sena pernah memerankan Film Glen Kemon Mudik dan Semua Karena Ginah juga presenter waku-waku.

Turut hadir Alumni IKJ semua angkatan, Seniman non IKJ, Pengamat Seni, Pecinta Seni, serta kritikus Seni Muslim Indonesia.
Dan dihadiri  oleh Ibu Nur Asia Uno, serta dimeriahkan oleh penampilan Muroja’ah Santri Tahfidz dari Askar Kauny dan  seniman punya gaya , bertempat di halaman Masjid Amir Hamzah Taman Ismail Marzuki Jakarta Pusat, Minggu, (7/07/19).

Kedatangan Ibu Nur Asia Uno disambut dengan Palang Pintu yang kemudian dilanjutkan tausiah oleh ustad Ridwan.

Ayu Basir Nurdin SH, MH, MKn menegaskan , “Hari ini kita berkumpul disini bersama Komunitas Seniman Muslim Indonesia dari IKJ, mudah-mudahan dengan adanya komunitas ini bisa membuat hal yang baik kedepannya untuk kesenian Muslim di Indonesia, dan acara Halal Bi Halal ini bertujuan untuk bersilaturahmi secara bersama sama rekan dan kerabat seniman Muslim untuk bergabung dalam acara Pertemuan DI Taman Ismail Marzuki, berkopi ria, berdiskusi tentang perlunya jalinan persaudaraan sesama seniman Muslim khususnya para seniman akademisi seni dan seniman non akademisi pada umumnya, Untuk itu mari kita terus berkarya dalam inovasi baru dan mempererat persaudaraan sesama komunitas seniman Muslim, ” Tutur Ayu.

Dalam sambutannya Mpok Nur Asia Uno menyampaikan pada semua Seniman yang hadir, ” Saya sampaikan kita harus berjuang dimasa datang dengan membuat kegiatan-kegiatan yang berguna bagi masyarakat, tetap berjuang bagi masyarakat dan saya bangga dengan Komunitas Seniman Muslim Indonesia dan teruslah berjuang bagi kemaslahatan bangsa dan masyarakat Indonesia, terus membela negara kita tetap jalin silaturahim kita semua, Seniman IKJ perlu di support, seniman disini masih kurang beruntung nasibnya, dengan adanya komunitas seniman muslim Indonesia kita sama-sama bisa mensupport supaya lebih berkembang lagi,”ujar Mpok Nur.

Ketua Komunitas Seniman Muslim Indonesia dan juga dosen seni rupa IKJ Tri Aru Wiratno  menambahkan pada awak media dalam kesempatan itu , ” kita dari seniman muslim IKJ yang  sifatnya sebagai media menginisiasi dan membawa kesenian untuk mandiri, dimana seorang seniman mengolah kesenian sendiri,dan ini adalah awal usaha kita berkumpul disini, untuk membuat sesuatu yang lebih mandiri, jadi bukan kita membuat gab tetapi  bagaimana kita membuat gagasan gagasan kita, bisa diolah oleh kita sendiri,”tutup Tri Aru.

(manto)